inspirasi
March 26th, 2007 by capoengmungkin karena dgn rambut barunya yang membawa semerbak aura yang berbeda
i don’t know
and
i don’t want to know
i don’t trust
and
i don’t believe
i don’t care
and
why should i care?
maybe i’m
idiotically stupid moron
but i’m happy with my life
and
why should u care ’bout me?
Pada suatu hari, seseorang yang sedang putus cinta
menangis di taman. Saat itu datanglah seorang ahli filsafat dan
bertanya kepadanya "Mengapa kamu menangis sesedih ini?"
Aku sangat
sedih, mengapa dia pergi meninggalkan aku, jawab orang yang putus cinta
tersebut. Kau bodoh sekali!!, ujar ahli filsafat itu sambil
terbahak-bahak
Kau ini bagaimana, aku sedang putus cinta sudah
cukup menyedihkan, tidak apalah kalau kau tidak membujukku, kau masih
menertawakan aku, kata orang tersebut dengan marah.
Bodoh,
kau tidak perlu sedih, yang seharusnya sedih itu adalah dia. Kenapa dia
yang harus sedih? Dia yang memutuskan aku, tanya orang yang putus cinta
tersebut dengan heran.
Karena kau hanya kehilangan orang yang
tidak mencintaimu, sedangkan dia kehilangan orang yang begitu
mencintainya dan juga dia kehilangan kemampuan mencintai, ujar filsuf
itu.
Dia bertemu dengan gadis itu di sebuah pesta, gadis yang menakjubkan. Banyak pria berusaha mendekatinya. Sedangkan dia sendiri hanya seorang laki-laki biasa. Tak ada yang begitu menghiraukannya. Saat pesta telah usai, dia mengundang gadis itu untuk minum kopi bersamanya.
Walaupun terkejut dengan undangan yang mendadak, si gadis tidak mau mengecewakannya.
Mereka berdua duduk di sebuah kedai kopi yang nyaman. Si laki-laki begitu gugup untuk mengatakan sesuatu, sedangkan sang gadis merasa sangat tidak nyaman.
"Ayolah, cepat. Aku ingin segera pulang", kata sang gadis dalam hatinya. Tiba-tiba si laki-laki berkata pada pelayan, "Tolong ambilkan saya garam. Saya ingin membubuhkan dalam kopi saya."
Semua orang memandang dan melihat aneh padanya. Mukanya kontan menjadi merah, tapi ia tetap mengambil dan membubuhkan garam dalam kopi serta meminum kopinya. Sang gadis bertanya dengan penuh rasa ingin tahu kepadanya, "Kebiasaanmu kok sangat aneh?".
"Saat aku masih kecil, aku tinggal di dekat laut. Aku sangat suka bermain-main di laut, di mana aku bisa merasakan laut… asin dan pahit. Sama seperti rasa kopi ini",jawab si laki-laki. "Sekarang, tiap kali aku minum kopi asin, aku jadi teringat akan masa kecilku, tanah kelahiranku. Aku sangat merindukan kampung halamanku, rindu kedua orangtuaku yang masih tinggal di sana", lanjutnya dengan mata berlinang.
Sang gadis begitu terenyuh. Itu adalah hal sangat menyentuh hati. Perasaan yang begitu dalam dari seorang laki-laki yang mengungkapkan kerinduan akan kampung halamannya. Ia pasti seorang yang mencintai dan begitu peduli akan rumah dan
keluarganya. Ia pasti mempunyai rasa tanggung jawab akan tempat tinggalnya.
Kemudian sang gadis memulai pembicaraan, mulai bercerita tentang tempat tinggalnya yang jauh, masa kecilnya, keluarganya…
Pembicaraan yang sangat menarik bagi mereka berdua. Dan itu juga merupakan awal yang indah dari kisah cinta mereka. Mereka terus menjalin hubungan. Sang gadis menyadari bahwa ia adalah laki-laki idaman baginya. Ia begitu toleran, baik hati, hangat, penuh perhatian… pokoknya ia adalah pria baik yang hampir saja diabaikan begitu saja. Untung saja ada kopi asin !
Cerita berlanjut seperti tiap kisah cinta yang indah: sang putri menikah dengan sang pangeran, dan mereka hidup bahagia… Dan, tiap ia membuatkan suaminya secangkir kopi, ia membubuhkan sedikit garam didalamnya, karena ia tahu itulah kesukaan suaminya.
Setelah 40 tahun berlalu, si laki-laki meninggal dunia. Ia meninggalkan sepucuk surat bagi istrinya : "Sayangku, maafkanlah aku. Maafkan kebohongan yang telah aku buat sepanjang hidupku. Ini adalah satu-satunya kebohonganku padamu—tentang kopi asin. Kamu ingat kan saat kita pertama kali bertemu ? Aku sangat gugup waktu itu. Sebenarnya aku menginginkan sedikit gula. Tapi aku malah mengatakan garam. Waktu itu aku ingin membatalkannya, tapi aku tak sanggup, maka aku biarkan saja semuanya. Aku tak pernah mengira kalau hal itu malah menjadi awal pembicaraan kita. Aku telah mencoba untuk mengatakan yang sebenarnya kepadamu. Aku telah mencobanya beberapa kali dalam hidupku, tapi aku begitu takut untuk melakukannya, karena aku telah berjanji untuk tidak menyembunyikan apapun darimu…
Sekarang aku sedang sekarat. Tidak ada lagi yang dapat aku khawatirkan, maka aku akan mengatakan ini padamu: Aku tidak menyukai kopi yang asin. Tapi sejak aku mengenalmu, aku selalu minum kopi yang rasanya asin sepanjang hidupku. Aku tidak pernah menyesal atas semua yang telah aku lakukan padamu. Aku tidak pernah menyesali semuanya. Dapat berada disampingmu adalah kebahagiaan terbesar dalam hidupku. Jika aku punya kesempatan untuk menjalani hidup sekali lagi, aku tetap akan berusaha mengenalmu dan menjadikanmu istriku walaupun aku harus minum kopi asin lagi."
Sambil membaca, airmatanya membasahi surat itu. Suatu hari seseorang menanyainya, "Bagaimana rasa kopi asin?", ia menjawab, "Rasanya begitu manis …"
Sungguh jauh berbeda antara menjadi tua dan menjadi dewasa.
Bila kamu berumur sembilan belas tahun dan berbaring di tempat tidur selama
satu tahun penuh, tidak melakukan apa-apa, kamu tetap akan berubah menjadi
dua puluh tahun.
Bila saya berusia delapan puluh tujuh tahun dan tinggal di
tempat tidur selama satu tahun, tidak melakukan apapun, saya tetap akan
menjadi delapan puluh delapan.
Setiap orang pasti menjadi tua.
Itu tidak membutuhkan suatu keahlian atau bakat.
Tumbuhlah dewasa dengan selalu mencari kesempatan dalam perubahan.
Jangan
pernah menyesal.
Orang-orang yang takut mati adalah mereka yang hidup dengan
penyesalan.
"The Rose".
"Tanpa berusaha mencoba cara-cara lain dalam memandang,
merasakan, mengungkapkan, kita tidak akan mengerti apapun
soal dunia"
- ryszard kapuscinski (1932-2007)
user rileks. - .xxx.ac.id
"Every Human Becomes his own GOD
Where you go from there?"
~Al Pacino in Devil’s Advocate
but i’m just the angel
-010207-
- Don’t try to solve serious matters in the middle of the night.
- Philip K. Dick, What the Dead Men Say, 1954
US science fiction author (1928 - 1982)apa emang bener?
pengalaman dari kapan tahun sejak di lahirkan sampai nulis ini, inspirasi datang pada pergantian waktu malam menjelang pagi…
One thing / I don’t know why
It doesn’t even matter how hard you try
Keep that in mind / I designed this rhyme
To explain in due time
All I know
time is a valuable thing
Watch it fly by as the pendulum swings
Watch it count down to the end of the day
The clock ticks life away
It’s so unreal
Didn’t look out below
Watch the time go right out the window
Trying to hold on / but didn’t even know
Wasted it all just to
Watch you go
I kept everything inside and even though I tried / it all fell apart
What it meant to me / will eventually / be a memory / of a time when I tried so hard
And got so far
But in the end
It doesn’t even matter
I had to fall
To lose it all
But in the end
It doesn’t even matter
One thing / I don’t know why
It doesn’t even matter how hard you try
Keep that in mind / I designed this rhyme
To remind myself how
I tried so hard
In spite of the way you were mocking me
Acting like I was part of your property
Remembering all the times you fought with me
I’m surprised it got so (far)
Things aren’t the way they were before
You wouldn’t even recognize me anymore
Not that you knew me back then
But it all comes back to me
In the end
You kept everything inside and even though I tried / it all fell apart
What it meant to me / will eventually / be a memory / of a time when I tried so hard
And got so far
But in the end
It doesn’t even matter
I had to fall
To lose it all
But in the end
It doesn’t even matter
I’ve put my trust in you
Pushed as far as I can go
For all this
There’s only one thing you should know
I’ve put my trust in you
Pushed as far as I can go
For all this
There’s only one thing you should know
I tried so hard
And got so far
But in the end
It doesn’t even matter
I had to fall
To lose it all
But in the end
It doesn’t even matter
-Linkin Park-
-010207-
" Jangan pernah lepaskan orang yang paling kau
sayangi,
jangan pilih kematian demi melindungi orang yang kau sayang,
tetaplah hidup apapun yang terjadi "